Data agronomis dari aplikasi Pupuk Batubara (varian Futura & Futura Plus) di berbagai zona iklim dan komoditas.
Hasil panen jagung kelompok tani AGRO MAKMUR meningkat 40–56% dibanding tanpa Pupuk Batubara (4,5–5 → 7+ ton/ha).
Padi naik rata-rata 22–97% dibanding hasil sebelumnya, dengan pengurangan urea 50% dan NPK 50%.
Studi CDA & NASENI: campuran 50:50 pupuk batubara dan NPK optimal untuk jagung & padi; 75:25 untuk sayuran. Menambah stok karbon tanah.
Pupuk batubara secara konsisten menunjukkan respons positif pada jagung dan kacang panjang — sekaligus mendukung sekuestrasi karbon tanah yang meningkatkan ketahanan iklim.
Empat tahap mengubah batubara 'inert' menjadi unsur hara siap serap tanaman.

Tersedia melalui kanal mitra resmi.