Performa

Bukti uji lapangan & laboratorium

Data agronomis dari aplikasi Pupuk Batubara (varian Futura & Futura Plus) di berbagai zona iklim dan komoditas.

Ringkasan Angka

Empat indikator utama

+40–56%
Produktivitas Papua
Tani AGRO MAKMUR, binaan Polres Keerom
+22–97%
Padi Jabar & Maluku
Vs hasil sebelum aplikasi
−50%
Urea & NPK
Dosis dapat dikurangi tanpa kehilangan hasil
7.723 kg/ha
50% NPK + Futura Plus
vs 6.464 kg/ha 100% NPK standar
Studi Lapang

Diuji dari Papua sampai Nigeria

Papua — Keerom

Hasil panen jagung kelompok tani AGRO MAKMUR meningkat 40–56% dibanding tanpa Pupuk Batubara (4,5–5 → 7+ ton/ha).

Jawa Barat & Maluku

Padi naik rata-rata 22–97% dibanding hasil sebelumnya, dengan pengurangan urea 50% dan NPK 50%.

Nigeria — Multi-Zona

Studi CDA & NASENI: campuran 50:50 pupuk batubara dan NPK optimal untuk jagung & padi; 75:25 untuk sayuran. Menambah stok karbon tanah.

Pupuk batubara secara konsisten menunjukkan respons positif pada jagung dan kacang panjang — sekaligus mendukung sekuestrasi karbon tanah yang meningkatkan ketahanan iklim.
CDA & NASENI Nigeria (2023)
Teknologi

Nutrient Activation Technology

Empat tahap mengubah batubara 'inert' menjadi unsur hara siap serap tanaman.

1
Cutting
Pemutusan rantai karbon panjang.
2
Instabilization
Destabilisasi partikel untuk membuka struktur.
3
Breaking
Pemutusan ikatan karbon kompleks.
4
Activation
Aktivasi unsur sehingga tersedia untuk akar.
Hasil panen melimpah

Konsultasi dosis & distribusi.

Tersedia melalui kanal mitra resmi.