Solusi Restorasi

Pupuk Batubara

Varian: Futura · Futura Plus

Pupuk berbasis batubara — khususnya batubara muda (lignit & subbituminus, termasuk fraksi teroksidasinya: leonardit) — yang diaktifkan melalui Nutrient Activation Technology. Mengembalikan spektrum lengkap 73 unsur hara — hemat pupuk kimia hingga 50%.

Granular Pupuk Batubara — Futura & Futura Plus
73
unsur hara
Dua Varian

Futura & Futura Plus

Keduanya berbasis batubara muda teraktivasi. Futura sebagai dasar; Futura Plus diperkaya formulasi presisi untuk tanaman intensif.

Varian Dasar

Futura

Pupuk batubara teraktivasi standar — asam humat-fulvat + spektrum mineral. Cocok sebagai pondasi restorasi tanah.

  • • Dosis: 300–500 kg/ha/musim
  • • Aktivasi 4 tahap (Cut–Instab–Break–Activate)
  • • Izin Edar Kementan
Varian Presisi

Futura Plus

Formulasi presisi diperkaya untuk komoditas bernilai tinggi & lahan intensif — hemat pupuk kimia hingga 50%.

  • • Dosis: 200–350 kg/ha/musim
  • • Reduksi urea & NPK hingga 50%
  • • Paten US 10,683,243 B2 & ID P000055772
Bahan Baku

Memanfaatkan batubara — khususnya batubara muda

Bahan bakunya bukan terbatas pada leonardit. Seluruh spektrum batubara peringkat rendah dapat dihumifikasi, dan justru batubara muda-lah yang paling kaya gugus fungsional dan paling mudah diaktifkan menjadi humat.

Prekursor

Gambut (peat)

Prekursor batubara. Kandungan humat 10–40%, namun cadangannya bernilai konservasi tinggi sehingga bukan pilihan utama.

Utama

Lignit (batubara muda)

Peringkat terendah, kaya oksigen dan gugus karboksil-fenolik. Paling responsif terhadap aktivasi menjadi asam humat-fulvat.

Fraksi lignit

Leonardit

Fraksi lignit yang teroksidasi alami dekat permukaan. Kandungan asam humat tertinggi (40–85%) — bagian dari batubara muda, bukan kategori terpisah.

Potensial

Subbituminus

Nilai kalori rendah untuk energi, namun masih dapat dioksidasi-aktivasi menjadi bahan humat pertanian.

Batubara peringkat tinggi (bituminus & antrasit) miskin gugus oksigen sehingga sulit dihumifikasi — nilainya tetap pada energi. Sebaliknya, batubara muda yang nilai kalorinya rendah justru bernilai tertinggi bila dialihkan ke jalur pertanian: karbonnya kembali ke tanah sebagai humat stabil, bukan terbakar menjadi CO₂.
Spektrum Hara

73 unsur tabel periodik tercantum dalam batubara

Batubara — terutama peringkat muda — menyimpan hampir seluruh unsur naturally-occurring: semua makro, mikro, REE (Rare Earth Elements), dan elemen ultra-jejak yang absen dari pupuk NPK konvensional.

Tabel Periodik
73 unsur ditemukan di batubara muda / leonardit
Ada di batubara
Tidak terdeteksi
1H
2He
3Li
4Be
5B
6C
7N
8O
9F
10Ne
11Na
12Mg
13Al
14Si
15P
16S
17Cl
18Ar
19K
20Ca
21Sc
22Ti
23V
24Cr
25Mn
26Fe
27Co
28Ni
29Cu
30Zn
31Ga
32Ge
33As
34Se
35Br
36Kr
37Rb
38Sr
39Y
40Zr
41Nb
42Mo
43Tc
44Ru
45Rh
46Pd
47Ag
48Cd
49In
50Sn
51Sb
52Te
53I
54Xe
55Cs
56Ba
72Hf
73Ta
74W
75Re
76Os
77Ir
78Pt
79Au
80Hg
81Tl
82Pb
83Bi
84Po
85At
86Rn
87Fr
88Ra
57La
58Ce
59Pr
60Nd
61Pm
62Sm
63Eu
64Gd
65Tb
66Dy
67Ho
68Er
69Tm
70Yb
71Lu
89Ac
90Th
91Pa
92U
Aplikasi

Cocok untuk semua komoditas yang tumbuh di atas tanah

Padi, jagung, cabai, kedelai, sayuran, buah-buahan, kopi, tebu, kelapa sawit, holtikultura — selama tanaman tumbuh dari tanah, pupuk batubara dapat diaplikasikan.

Komoditas pertanian Indonesia: padi, jagung, cabai, kedelai
Komoditas budidaya — referensi bursatani.com/budidaya
  • Padi (sawah & gogo)
  • Jagung
  • Kedelai
  • Kacang tanah
  • Cabai
  • Tomat
  • Bawang
  • Sayuran daun
  • Kopi
  • Kakao
  • Tebu
  • Kelapa sawit
  • Pisang
  • Mangga
  • Jeruk
  • Durian
  • Holtikultura organik
  • Hijauan pakan ternak

Catatan: tidak untuk komoditas akuatik (rumput laut, tambak) atau tanaman hidroponik tanpa media tanah.

Kandungan

Apa yang dikembalikan ke tanah

  • Asam Humat — chelation & transport unsur hara ke akar.
  • Asam Fulvat — molekul kecil, langsung diserap tanaman.
  • Makro — N, P, K, Ca, Mg, S.
  • Mikro — Fe, Mn, Zn, Cu, B, Mo, Co, Ni, Se, dan lainnya.
  • REE & ultra-trace — 70+ unsur teraktivasi.
Legalitas & Paten
  • ● USA Patent No. US 10,683,243 B2 (2020) — Coal-Based Fertilizer.
  • ● Paten Indonesia No. IDP000055772 (2019).
  • ● Izin Edar Kementan: 02.01.2024.529 (Futura Plus) & 02.01.2024.089 (Futura / Saputra Futura).

Mulai restorasi dari satu hektare.

Informasi varian, dosis, dan distribusi tersedia di kanal mitra.