Varian: Futura · Futura Plus
Pupuk berbasis batubara — khususnya batubara muda (lignit & subbituminus, termasuk fraksi teroksidasinya: leonardit) — yang diaktifkan melalui Nutrient Activation Technology. Mengembalikan spektrum lengkap 73 unsur hara — hemat pupuk kimia hingga 50%.

Keduanya berbasis batubara muda teraktivasi. Futura sebagai dasar; Futura Plus diperkaya formulasi presisi untuk tanaman intensif.
Pupuk batubara teraktivasi standar — asam humat-fulvat + spektrum mineral. Cocok sebagai pondasi restorasi tanah.
Formulasi presisi diperkaya untuk komoditas bernilai tinggi & lahan intensif — hemat pupuk kimia hingga 50%.
Bahan bakunya bukan terbatas pada leonardit. Seluruh spektrum batubara peringkat rendah dapat dihumifikasi, dan justru batubara muda-lah yang paling kaya gugus fungsional dan paling mudah diaktifkan menjadi humat.
Prekursor batubara. Kandungan humat 10–40%, namun cadangannya bernilai konservasi tinggi sehingga bukan pilihan utama.
Peringkat terendah, kaya oksigen dan gugus karboksil-fenolik. Paling responsif terhadap aktivasi menjadi asam humat-fulvat.
Fraksi lignit yang teroksidasi alami dekat permukaan. Kandungan asam humat tertinggi (40–85%) — bagian dari batubara muda, bukan kategori terpisah.
Nilai kalori rendah untuk energi, namun masih dapat dioksidasi-aktivasi menjadi bahan humat pertanian.
Batubara — terutama peringkat muda — menyimpan hampir seluruh unsur naturally-occurring: semua makro, mikro, REE (Rare Earth Elements), dan elemen ultra-jejak yang absen dari pupuk NPK konvensional.
Padi, jagung, cabai, kedelai, sayuran, buah-buahan, kopi, tebu, kelapa sawit, holtikultura — selama tanaman tumbuh dari tanah, pupuk batubara dapat diaplikasikan.

Catatan: tidak untuk komoditas akuatik (rumput laut, tambak) atau tanaman hidroponik tanpa media tanah.
Informasi varian, dosis, dan distribusi tersedia di kanal mitra.